Akankah Umat Membisu, Kelaparan Cara Baru Genosida?
Mutiaraumat.com -- Pada Maret lalu, Israel memberlakukan blokade penuh. Blokade tersebut telah mencegah semua barang, termasuk makanan, pasokan obat-obatan dan bahan bakar yang akan masuk ke Gaza.
Lembaga Penyiaran Israel (KAN) juga memberitahukan bahwa militer Israel telah menghancurkan puluhan ribu bantuan kemanusiaan. Meskipun begitu masih banyak bantuan yang tersisa, dan jika tidak segera dikirim ke Gaza, terpaksa juga akan dihancurkan, dilansir dari sindonews.com (26/07/2025).
Tak bisa berkata lagi, kekejaman zionis yahudi makin menjadi. Jadi, seolah mereka bukan manusia, tak memiliki akal dan perasaan, membiarkan krisis kelaparan yang sangat mengerikan menimpa warga Palestina.
Nampak jelas didepan mata bahwa kelaparan dijadikan oleh mereka sebagai cara baru genosida, cara yang sangat keji untuk dilakukan. Mereka tak akan berhenti melakukan genosida sebelum tanah Palestina jatuh ke tangan mereka meskipun menggunakan cara keji sekalipun.
Semakin nampak bahwa kebiadaban zionas tak mempan hanya dengan retorika dan bantuan kemanusiaan, terlebih lagi mereka selalu dibela AS dan Veto AS. PBB pun tak diharapkan lagi, sebab memang berpihak pada zionis.
Mirisnya penguasa muslim berlepas tangan, melalaikan seruan Allah dan rasulnya. Sedangkan kaum muslim menjadi lemah sebab termakan oleh propaganda barat.
Tidak lain dan tidak bukan propaganda yang disuarakan oleh barat hanyalah isapan jempol belaka, akan tetapi para pemimpin yang berkhianat berhasil menanamkannya pada diri kaum muslim.
Sehingga kaum muslim patah semangat untuk membantu saudaranya. Padahal umat Islam memiliki kekuatan besar
yang dapat menggetarkan dunia, yang sedang ditutupi oleh barat dengan propaganda mereka, kekuatan tersebut muncul dari akidah yong kokoh yakni akidah Islam.
Akidah islam mampu menyatukan perasaan kaum muslim untuk bersatu dalam naungan daulah khilafah. Terbukti dalam sejarah panjang, umat Islam memiliki kekuatan yang luar biasa, mampu menjadikan khilafah sebagai negara super power.
Kita sebagai pengemban dakwah yang paham akan solusi hakiki untuk Palestina yaitu jihad dan tegaknya khilafah, harus menjadikan situasi saat ini sebagai sarana untuk menyadarkan ummat,
ummat belum mengerti sehingga kita tidak boleh berhenti menyadarkan dan terus meningkatkan, seiring dengan fakta kekejaman zionis.
Dengan usaha kita dan kehendak Allah lah umat dapat bangkit. Jangan sampai kita menyerah sebab waktu yang dibutuhkan lama karena janji Allah pasti terwujud.
Menyadarkan umat ini merupakan tugas yang berat. Maka harus dilakukan bersama, dengan bergabung jamaah dakwah ideologis. Jamaah ini pun harus memimpin umat untuk mengukir kembali kemuliaan yang dapat terwujud tatkala khilafah tegak kembali. Membangkitkan pemikiran umat juga harus dilakukan. Sehingga thariqoh yang kita tempuh sesuai dengan thariqoh dakwah Rasulullah SAW.
Selain itu, setiap pengemban dakwah harus mengupgrade diri, mengembangkan keterampilannya dalam menyatu dengan masyarakat, dan meningkatkan keyakinan serta Istiqomah untuk terus berada dalam jalan dakwah ini. Hal yang penting pula, yakni terus mendekatkan diri kepada Allah dan melayakan diri agar mendapat pertolongan Allah SWT . Wallahualam bishshowwab.[]
Oleh: Yumna Daafiatumillah
(Aktivis Muslimah)
0 Komentar