Gaza Diserang, Apa yang Bisa Umat Lakukan?
MutiaraUmat.com -- Perang Israel-Palestina masih berlanjut hingga kini, Israel terus melancarkan serangannya kepada penduduk palestina di Jalur Gaza. Serangan tersebut menciptakan pemandangan mengerikan yang terjadi di Gaza, dan menyebabkan hampir seluruh penduduk wilayah tersebut mengungsi. Badan Pertahanan Sipil Gaza menyatakan lebih dari 25 orang tewas akibat serangan militer Israel pada hari Kamis (3/7/25), termasuk 12 orang yang tewas dalam serangan terhadap sebuah sekolah yang menampung warga Palestina yang mengungsi.
Dilansir dari kantor berita Agence France-Presse (AFP), Kamis (3/7/2025), pejabat pertahanan sipil Mohammad al-Mughayyir menyatakan kepada AFP bahwa “terdapat 12 martir yang sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dan wanita, dan sejumlah besar korban luka-luka dalam serangan udara Israel di Sekolah Mustafa Hafez, yang menampung warga Palestina yang mengungsi dan terlantar, di kawasan Al-Rimal sebelah barat Kota Gaza”.
Hasil rekaman AFP menunjukkan anak-anak kecil berkeliaran didalam gedung yang hangus tersebut, dan sebagian warga Palestina terlihat mencari-cari di antara puing-puing gedung yang hangus. Sedangkan yang terjadi Gaza tengah, menurut pernyataan pejabat pertahanan sipil al-Mughayyir, serangan Israel telah menewaskan enam orang dan mengakibatkan sejumlah besar warga Palestina mengalami luka-luka di dekat lokasi distribusi bantuan makanan.
Mughayyir juga menyatakan, serangan juga terjadi di kota Beit Lahia, Gaza utara pada hari Kamis (3/7/25), menewaskan tiga orang. Serangan di Jabalia, Gaza utara, menewaskan satu orang. Lebih jauh ke selatan, serangan yang menghantam tenda-tenda yang menampung orang-orang terlantar di daerah pesisir Al-Mawasi, menewaskan tiga belas orang. Meskipun dinyatakan sebagai zona aman oleh Israel pada bulan Desember 2023, daerah Al-Mawasi telah dilanda serangan berulang kali.
Bukti-bukti dan fakta yang ada tentang apa yang sebenarnya terjadi di Palestina sudah tampak jelas bagi orang yang berakal, bahwasannya apa yang terjadi adalah suatu hal yang keji, lebih dari pembantaian dan genosida. Apa yang diperbuat Israel terhadap tanah Palestina dan penduduknya adalah kebiadaban yang tampak jelas di mata. Jutaan nyawa mujahid muslim gugur sebagai syahid di tangan Israel yang dipenuhi darah para syuhada.
Situasi yang kian hari kian memprihatinkan, ditambah para penguasa muslim yang banyak melakukan pengkhianatan dan tinggal diam setelah menyetujui solusi dua negara yang digaungkan, padahal solusi dua negara hanyalah solusi yang lahir untuk membodoh-bodohi umat. Terlihat belum ada satupun para penguasa muslim yang serius untuk menolong sesama muslimnya di Palestina, dan solusi yang digaungkan para penguasa saat ini belum ada yang bisa mengantarkan pada kemerdekaan Palestina secara nyata dan hakiki.
Sikap umat juga tak boleh hanya diam menyaksikan, tak boleh mencukupkan diri hanya dengan memboikot, memberi bantuan, apalagi mendukung solusi dua negara tersebut. Karena solusi-solusi yang ada seperti; memberi bantuan, boikot, dan solusi dua negara, itu semua hanyalah solusi sementara, yang sifatnya tidak menyeluruh sampai ke akar permasalahan. Maka saat ini, dibutuhkan solusi hakiki, sistemik dan menyeluruh sampai ke akar permasalahan, yang dapat mengantarkan pada kemerdekaan hakiki dan nyata bagi Palestina.
Dan satu-satunya solusi permasalahan Gaza dan Palestina adalah dengan menegakkan khilafah, yang akan mengirimkan tentara dan mengomando jihad melawan musuh-musuh Allah di muka bumi. Khilafah sebagai warisan nabi, yang telah terbukti dapat menjaga umat dengan jaminan penjagaan penuh dan dapat mengantarkan umat kepada kebangkitan hakiki. Opini solusi dengan jihad dan khilafah bukan berarti tinggal diam ridho terhadap pembantaian, karena seharusnya umat berpikir bahwa solusi dua negara sudah sejak lama digaungkan, dan sejak itu pula pembantaian masih terus berlangsung. Maka belajar dari hal itu, seharusnya membangkitkan kesadaran umat bahwa berharap pada solusi Barat justru menjauhkan dari solusi Islam yang hakiki.
Maka dari itu, pentingnya peran serta umat untuk mewujudkan kembali penegakan Khilafah. Dengan turut mendukung opini solusi jihad dan khilafah hingga menjadi opini umum masyarakat, bergabung bersama kelompok dakwah idiologis yang memperjuangkan tegaknya kembali khilafah dan ikut serta terjun bersama kelompok dakwah idiologis bergerak memperjuangkan tegaknya kembali khilafah di atas muka bumi, yang akan memusnahkan sistem batil sekuler-kapitalisme saat ini. Karena inilah yang menjadi bukti keseriusan umat untuk menolong Gaza-Palestina, melalui solusi hakiki, jihad dan tegakkan khilafah ala minhajin nubuwwah.
Karena umat sudah lelah, hidup tanpa khilafah, penuh dengan masalah. Karena umat, Gaza dan Palestina butuh solusi hakiki, maka perjuangan tak boleh berhenti. []
Najjah Athiya
(Aktivis Muslimah)
0 Komentar