Serangan Iran Terhadap Israel Hanya Kepentingan Politiknya

MutiaraUmat.com -- Pengamat Hubungan Internasional Hasbi Aswar mengungkapkan,  serangan Iran terhadap zionis Israel adalah hanya bersifat kepentingan politiknya saja. 

"Serangan Iran terhadap Israel itu adalah serangan yang sifatnya untuk kepentingan politiknya," ungkapnya dalam Live Fokus To The Point bertema Serangan Iran ke Israel, Nyata Atau Drama? di YouTube UIY Official, Ahad (21/4/2024). 

Ia mengatakan, umat hari ini hidup dalam sistem yang menjunjung tinggi nasionalisme, sehingga aktivitas setiap negara tidak lepas dari kepentingan ideologi mereka. Serangan yang dilakukan oleh Iran itu merupakan perkara yang baru, dan tidak membawa pengaruh bagi Israel yang terus menerus melakukan genosida di Gaza. 

"Kalau dikatakan bahwa serangan Iran itu untuk menekan Israel, sama sekali tidak ada efeknya. Bahkan, setiap harinya Israel tetap melakukan penghancuran di Gaza, bahkan sekarang ada upaya untuk melakukan penyerangan lebih intensif di Rafah sampai 33 ribu orang meninggal dunia, sampai hari ini mungkin terus bertambah," terangnya. 

Ia menilai, apa yang dilakukan oleh Iran tersebut tidak bisa dikatakan sebagai bentuk kepedulian. Kalau memang betul-betul peduli, seharusnya dari awal Iran sudah berupaya sedemikian rupa untuk mencegah Israel melakukan tindakan yang bisa mematikan puluhan ribuan orang. Serangan yang dilakukan Iran tersebut sudah lebih dulu dibicarakan bersama negara-negara tetangga seperti Amerika. 

"Iran itu dari awal sudah menyampaikan pada negara-negara tetangga, termasuk Amerika Serikat bahwa Iran akan melakukan serangan respons balasan terhadap Israel, tetapi dengan serangan terbatas, dengan jenis-jenis serangan bahkan sampai drone dan rudal juga sudah disampaikan," jelasnya. 

Hasbi melanjutkan, tujuan serangan itu hanya supaya tidak terjadi respons yang berlebihan, ini cukup serangan balasan saja, jadi tidak usah berlebihan, tidak usah menutup ini dan itu, tidak usah takut ekonominya terganggu, dan seterusnya. 

"Biasanya dalam kultur negeri itu akan ada respons–respons yang kita lihat heroik, sebenarnya tujuannya adalah untuk kepentingan domestik atau untuk memenangkan opini publik," pungkasnya. [] Najwa Alifah

0 Komentar