Dr. Omar Suleiman: Wahai Joe Biden, Anda Tersangka Genosida!



MutiaraUmat.com -- Pemilik akun YouTube,  Yaqeen Institute yang juga seorang Imam terkenal di Ohio, Dr. Omar Suleiman, menyampaikan dalam orasi pembelaan terhadap Gaza, bahwa Presiden AS layak didakwa dengan kasus genosida. 

“Wahai Joseph Robinet Biden Jr, kami mendakwa Anda dengan genosida, kami mendakwa Anda dengan genosida, kami mendakwa Anda dengan genosida,” teriaknya dalam aksi protes di hadapan 400.000 lebih massa pengikut demonstrasi, yang disiarkan oleh akun YouTube Middle East Eye, dengan judul Dr. Omar Suleiman: We Have Not Failed To See Your Hypocrisy, Ahad (14/01/2024). 

Aksi tersebut dikabarkan telah diikuti oleh 121 kota dari 45 negara seluruh dunia, tidak terkecuali AS, yang meminta agar pemerintahan Biden segera mendesak gencatan senjata terhadap perang yang menimpa Palestina. Aksi tersebut mengambil tema ‘Global Day of Action’. 

Imam Omar mengatakan dengan yakin dalam pidatonya, bahwa ia hanya ingin agar gencatan senjata yang didesak puluhan negara dapat segera diambil dan dijalankan. Ia juga menyatakan bahwa ia menantang Biden bukanlah suatu bentuk kekejaman atau kegilaan. 

Sebab ia juga katakan sudah menyampaikan hal tersebut kepada bebepara politisi, komentator media, dan orang-orang yang mengeklaim dirinya sebagai penjunjung hak-hak asasi manusia. Tetapi mereka justru melatarbelakangi pembunuhan lebih dari 10.000 anak-anak. 

“Kita saksikan hari ini hukum telah diambang  kehilangan moral. Sehingga tidak salah jika kita mengatakan bahwa kita juga (AS) dibalik terjadinya genosida di Gaza. Anda tidak akan menemukan di dalamnya hati nurani, moral untuk menyerukan gencatan senjata. Sungguh Anda mati rasa!” tegas Imam Omar. 

Atas nama pendudukan dan apartheid kata  Imam Omar, genosida pun akhirnya seperti mendapat restu. Bahkan AS belum berbuat sejak awal untuk mengakhiri dekade perang panjang dan kekejaman yang menyerang manusia khususnya di Gaza. Dan tentunya hal itu sangat memalukan.

"Oleh karena itu, jika pemerintahan Biden gagal memberikan hak-hak kemanusiaan warga Gaza, maka sungguh dunia tidak buta dan melihat sifat munafik AS. 
“Anda memalukan! Jika anda gagal untuk kemanusiaan, kami tidak gagal melihat kemunafikan Anda. Perbuatan Anda jelas terlihat bahwa persoalan garis-garis kecil dan kapal di Yaman lebih penting bagi Anda daripada nyawa manusia,” tegasnya lanjut. 

Menurutnya, pemerintah hanyalah menginginkan dukungan atau suara rakyat di saat mereka ingin kekuasaan saja. Namun, masyarakat AS kini terus mencoba berbagai upaya agar suara mereka juga didengarkan dalam pembelaan Gaza. 

Dr. Omar Suleiman juga membeberkan bahwa teradapat 200 kekuarga syuhada di tengah-tengah peserta aksi  bersamanya, tetapi  tidak akan pernah dimuat dalam media-media, poster-poster utama negara AS, New York,  Washingto DC, begitu juga di Chicago, atau Dallas. Dan ketika aksi berlangsung kata Imam Omar, sudah 36.000 jumlah syuhada yang ada di Palestina termasuk mereka yang tertimbun di puing-puing bangunan. 


Ia sangat yakin bahwa dunia berpihak sepenuhnya pada Palestina, walaupun propaganda Israel banyak disebar. Ia juga meminta kepada para peserta aksi untuk  tidak berhenti memberikan suara dan dukungan sampai Palestina bebas. 

“Oleh karena itu, sungguh bumi akan bersama Palestina meskipun propaganda Israel banyak disebar. Dan kita akan katakan, kami tidak kembali pulang ke rumah sebelum setiap warga Palestina juga bisa kembali ke rumah mereka,” pungkasnya. []M. Siregar

0 Comments